11 wanita yang berpengaruh dalam perkembangan komputer

historical / getty images

Komputer dan internet yang saat ini kita gunakan tidak lepas dari penemuan-penemuan hebat dari masa lalu. Dengan kemajuan teknologi inilah yang memudahkan kita melakukan pekerjaan secara efektif, mulai dari menulis, menghitung, presentasi, dan terhubung dengan orang-orang di seluruh dunia. Komputer pada awalnya diciptakan untuk melakukan perhitungan pada kumpulan angka yang rumit. Namun seiring dengan perkembangannya, hampir semua pekerjaan atau aktifitas kita tidak lepas dari komputer. Komputer sudah ada sejak berdekade lamanya dan terus mengalami perkembangan yang pesat hingga kini. Banyak ilmuwan yang terus melakukan riset guna memberikan kemudahan aktifitas manusia seperti sekarang.

Tahukah kamu jika tidak hanya kaum laki-laki saja yang turut serta mengembangkan teknologi ini, tetapi juga banyak wanita yang berjasa dalam kemajuan komputer dan internet. Mereka adalah programmer, computer engineers, bahkan pustakawan yang memecahkan hambatan dan mengembangkan teknologi yang akan selamanya bermanfaat untuk kehidupan kita. Sayangnya, para wanita ini tidak begitu diketahui publik akan karya-karyanya yang inovatif.

Berikut adalah wanita yang berjasa dalam perkembangan komputer.

1. Ada Lovelace

science & society picture library / getty images

Ada Lovelace adalah seorang programmer komputer pertama di dunia. Ia adalah penulis dan matematikawan asal Inggris yang menciptakan komputer mekanika pertama pada abad ke-18. Selain itu, karyanya yang terkenal yaitu penggunaan algoritma pertama yang dimaksudkan untuk di proses oleh mesin. Wanita yang lahir pada tahun 1815 itu mendapatkan inspirasi atas penemuannya setelah menerjemahkan sebuah artikel karangan matematikawan asal Italia Luigi Menabrea mengenai mesin antara tahun 1842 dan 1843. Tak ayal karyanya pun berperan penting dalam perkembangan awal komputer.

2. Grace Hopper

Lahir pada tahun 1906 dan meninggal tahun 1992 pada usia 85 tahun. Adalah seorang perwira tinggi wanita Angkatan Laut Amerika Serikat yang juga seorang ilmuwan komputer. Gelar profesornya ia raih pada tahun 1941 setelah sebelumnya menyelesaikan pendidikan Ph.D dalam bidang matematika dari Universitas Yale.

Pada tahun 1943, Hopper bergabung dengan Angkatan Laus AS saat meletusnya perang dunia kedua, dimana ia ditugaskan di Biro Komputasi Proyek Tata Ruang Universitas Harvard. Di sana, ia mulai bekerja pada seri komputer Mark dan menciptakan istilah “bug” komputer setelah hardwarenya pada mesin Mark I diinfiltrasi oleh ngengat. Dia juga bekerja pada UNIVAC I, sebuah komputer digital komersial elektronik pertama.

Hopper dikenal karena karyanya kompilator operasional, perangkat lunak yang menerjemahkan bahasa pemrograman ke dalam kode komputasi. Sebagai contoh pada tahun 1957, ia dan timnya mengembangkan kompiler Flow-Matic, kompiler pemrosesan data berbahasa Inggris. Terjemahan sistem rumitnya ke dalam bahasa yang mudah dipahami membuat teknologi yang baru ditemukan ini lebih mudah diakses.

3. Dorothy Vaughan

Dorothy Vaughan memulai kariernya di bidang ilmu komputer selama Perang Dunia II, ketika ia disewa oleh pendahulu NASA, National Advisory Committee for Aeronautics (NACA) pada tahun 1943. Ia menggunakan kehebatannya sebagai komputer manusia untuk berkontribusi pada sejumlah upaya masa perang.

Setelah perang usai, pada tahun 1949, ia dipromosikan untuk memimpin departemen West Computing, grup komputer wanita Afrika-Amerika, serta merupakan wanita Afrika-Amerika pertama yang menjabat sebagai manajer di NACA. Dia kemudian bergabung dengan Divisi Analisis dan Komputasi, di mana dia menjadi programmer FORTRAN yang terampil. Vaughan meninggal dunia di tahun 2008 pada usia ke-98.

4. Elise Gerich

pict by garrett britton / internet society

Pada tahun 1987, Elise Gerich adalah manajer sistem proyek di Merit Network, di mana ia berperan dalam memperluas tulang punggung T-1 dan T-3 dari NSFNET, salah satu sistem jaringan pertama di AS dan merupakan pendahulu internet. Di Merit, Gerich bertanggung jawab untuk menghubungkan sejumlah lembaga penelitian dan akademik di seluruh Amerika Serikat.

Gerich akhirnya membantu memfasilitasi transisi dari NSFNET ke ISP komersial dan bekerja di Excite@Home Network yang merupakan salah satu perusahaan pertama yang memperkenalkan internet kabel berkecepatan tinggi di seluruh dunia. Pada tahun 2016, ia mengawasi pemindahan kepemilikan internet dari Pemerintah A.S. ke Internet Assigned Numbers Authority, sebuah koperasi internasional independen.

5. Jean Amour Polly

pict by garrettbritton/internetsociety

Berbeda dengan ilmuwan lainnya, Polly adalah seorang pustakawan asal Amerika Serikat. Ia menjadi pustakawan pertama di A.S yang menawarkan akses komputer dan internet ke pelanggan Perpustakaan Umum Liverpool di bagian utara New York. Polly mendirikan PUBLIB, sebuah listserv online di mana para profesional perpustakaan dapat mendiskusikan praktik terbaik untuk menggunakan web. Dia juga menulis salah satu buku panduan pertama untuk penggunaan internet, Surfing the Internet.

6. Ida Holz

Photo by stonehousephotographic/internetsociety

Ida Holz lahir pada tahun 1935, adalah seorang insinyur keturunan Uruguay, ilmuwan komputer, profesor, serta seorang peneliti yang dikenal sebagai pelopor di bidang komputasi dan internet.

Ia juga merupakan sosok yang berjasa atas masuknya internet ke Amerika Latin. Tak lama setelah dia lulus dari Universidad de la Rep├║blica di Uruguay, dia dan keluarganya diasingkan ke Meksiko. Sekembalinya dari Meksiko, Holz memimpin Layanan Komputer Pusat (SECIU) dari Universitas Republik Uruguay di mana ia mengawasi implementasi simpul pertama internet di Amerika Latin.

Dia adalah orang yang berperan utama dalam pembangunan Latin American Network Forum, Latin American and Caribbean Internet Address Registry, Organization of Latin American & Caribbean ccTLDs, dan Latin American Cooperative of Advanced Networks (RedCLARA).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *