5 peluang bisnis ini dapat kamu lakukan untuk menghadapi industri mobil listrik

Kemajuan teknologi yang pesat membuat kita harus selalu bisa beradaptasi, misalnya saja pada sektor otomotif yang saat ini kita rasakan dengan kemunculan mobil-mobil listrik. Sebenarnya mobil listrik sangat populer pada akhir abad 19 dan awal abad 20. Tapi kemudian popularitasnya meredup karena teknologi mesin pembakaran dalam yang semakin maju dan harga kendaraan berbahan bakar bensin yang semakin murah.

Krisis energi pada tahun 1970-an dan 1980-an pernah membangkitkan sedikit minat pada mobil-mobil listrik, tapi baru pada tahun 2000-an lah para produsen kendaraan baru menaruh perhatian yang serius pada kendaraan listrik. Hal ini disebabkan karena harga minyak yang melambung tinggi pada tahun 2000-an serta banyak masyarakat dunia yang sudah sadar akan buruknya dampak dari emisi gas buang.

Indonesia juga tidak ingin ketinggalan dalam era baru teknologi ini. Terbukti dengan keluarnya peraturan presiden No. 55/2019 tentang Percepatan Progam Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan dan telah diundangkan sejak 12 Agustus 2019 lalu. Hal ini  menjadi daya tarik beberapa produsen mobil di dunia untuk memasarkan produk-produk nya di Indonesia. Beberapa merek yang telah menyatakan minat untuk mengembangkan kendaraan listrik antara lain Toyota, Mitsubishi Motors, Nissan, Wuling, DFSK dan lainnya. Kesiapan pemegang merek tersebut bakal menjadi sinyal positif untuk mengembangkan industri mobil listrik dalam negeri. Menurut Johannes Nangoi, selaku ketua Gaikindo mengatakan, setelah pasar dalam negeri kuat, Indonesia bisa menjadi basis produksi kendaraan listrik untuk ekspor.

Beberapa model kendaraan listrik yang telah dipasarkan di dalam negeri seperti hybrid electric vehicle (HEV), Plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), hingga berbasis baterai murni semuanya didatangkan dari luar negeri.

Walaupun industri mobil listrik bisa mengancam eksistensi beberapa industri atau bisnis yang sudah ada. Tapi jangan salah, bakal ada potensi bisnis baru yang juga muncul dengan menjamurnya mobil maupun motor listrik di indonesia.

Dan berikut 5 peluang bisnis yang mungkin bisa menjadi alternative untuk menghadapi industry baru ini :

1. Stasiun pengisian daya listrik

stasiun pengisian daya listrik 
tips menghadapi industri mobil listrik di indonesia
firmandwi.com
blog.firmandwi.com
Foto oleh Chad Russell dari Pexels

Jika kendaraan bermotor harus ke SPBU untuk mengisi bahan bakar, begitu juga dengan mobil listrik. Stasiun charging juga harus ada untuk mengisi daya listrik baterai mobil agar mobil bisa digunakan. Hal ini bakal memaksa SPBU mengubah atau mengembangkan lini bisnisnya dari BBM ke daya listrik.

Atau gak menutup kemungkinan, ada stasiun charging mini layaknya pom bensin eceran, kita tunggu aja yaa

2. Bengkel umum kendaraan listrik

stasiun pengisian daya listrik 
tips menghadapi industri mobil listrik di indonesia
firmandwi.com
blog.firmandwi.com
bengkel umum mobil listrik
Foto oleh ThisIsEngineering dari Pexels

Jika mobil atau motor listrik sudah menyebar di Indonesia, maka pemilik kendaraan sepertinya bakal butuh bengkel umum ya. Selain harganya yang lebih ekonomis dari bengkel resmi, keberadaannya pun akan lebih mudah dicapai. Apalagi untuk daerah yang jauh dari pusat kota, bengkel umum ini akan menjadi pilihan pas untuk pengendara kendaraan listrik kedepannya, dan bisa menjadi peluang bisnis juga ni buat kamu yang mempunyai skill dalam bidang ini.

3. Tempat cuci mobil listrik

stasiun pengisian daya listrik 
tips menghadapi industri mobil listrik di indonesia
firmandwi.com
blog.firmandwi.com
tempat cuci mobil listrik
Photo Erik Mclean from Unsplash

Memangnya beda ya cuci mobi biasa dengan mobil listrik ? ya sedikit berbeda lur..banyak komponen pada mobil listrik yang tidak boleh terkena air. Seperti kita tahu bahwa air mampu menjadi konduktor dalam aliran listrik. Hal ini bisa menjadi penyebab kerusakan komponen mobil. Maka kita harus memikirkan bagian mana saja yang boleh di cuci. Nah jika kamu mengerti soal struktur mobil listrik, bisnis ini tentu bisa kalian coba nantinya.

4. Komponen aftermarket

stasiun pengisian daya listrik 
tips menghadapi industri mobil listrik di indonesia
firmandwi.com
blog.firmandwi.com
komponen aftermarket mobil listrik

Harga mobil listrik saat ini memang jauh diatas harga mobil konvensional. Hal ini disebabkan komponen-komponen yang dipakainya pun juga terbuat dari bahan-bahan yang tidak murah. Bisa dibayangkan kalau terjadi kerusakan, terutama pada komponen utama mobil listrik seperti baterai. Berapa banyak uang yang harus kita keluarkan jika kita beli part genuine. Jika dirasa komponen original atau genuine part terlalu mahal, maka komponen pihak ketiga ini bisa menjadi solusinya, tentu saja hal ini bisa membuat produsen aftermarket beralih ke sparepart kendaraan listrik ya. Atau mungkin kamu tertarik untuk membuat juga?

5. Alat pengisian daya portable

stasiun pengisian daya listrik 
tips menghadapi industri mobil listrik di indonesia
firmandwi.com
blog.firmandwi.com
alat pengisian daya mobil listrik portable
Foto oleh Mike dari Pexels

Kalau kamu akan mengendarai mobil listrik dari rumah namun lupa mengisi daya, alat ini bisa jadi solusi tanpa perlu ke stasiun charging atau SPBU. Hanya bermodal listrik rumah, kamu sudah bisa mengisi mobil listrik dengan tenang. Kepraktisan yang ditawarkan alat pengisian daya portable mungkin akan sangat laku jika diproduksi dan dipasarkan secara meluas. Atau mungkin pabrikan mobil listrik itu sendiri yang akan menyediakan fasilitas ini? Tentunya sangat berguna bagi para konsumennya.

Itulah beberapa peluang bisnis yang bisa menggantikan industri kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. Silahkan klik tombol di bawah untuk menonton video lengkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *